.:: Gardulantu jilid 3 : membangun generasi peduli ::.

Kita tidak akan pernah tau, jika 10 hingga 20 tahun mendatang, akan ada seseorang yang mengubah dunia ini, namun dya bukanlah dari kalangan terpandang, bukan pula berasal dari keluarga yang kaya raya, melainkan ternyata dya adalah seorang anak yang merasa tergugah dengan kepedulian dari sesamanya. Seorang anak yang berasal dari rumah panti yatim piatu, yang saat ini kita akan bersama-sama mengulurkan tangan berbagi kebahagiaan bersama mereka dalam acara gardulantu yang akan diselenggarakan bulan Juli ini. Ternyata acara Gardulantu ini menjadi titik balik untuk anak tadi, yang tadinya merasa hilang harapan karena sudah tidak memiliki keluarga lagi untuk mau terus berjuang sekuat tenaga untuk meraih impiannya.

Hebatnya, di acara gardulantu nanti, akan ada 1000 anak berpotensi besar yang siap untuk kita bagi kebahagiaan, kita bagi ilmu, serta kita berikan motivasi untuk menjadi generasi berkualitas, bersemangat serta peduli sesama. Jika saja 10% dari anak-anak tadi sukses menjadi generasi peduli berikutnya, di Indonesia telah bertambah 100 orang peduli yang masing-masing siap membangun 1000 bahkan lebih generasi peduli lainnya. Hingga suatu hari nanti, Indonesia akan berisi dengan individu-individu yang berkualitas, penuh semangat, serta peduli sesama. Hal ini yang nantinya akan membuat negeri kita maju bersaing dengan negara maju lainnya.

Saat ini, anda memiliki kesempatan untuk menjadi generasi peduli tersebut dengan berkontribusi untuk acara gardulantu ini. Untuk berkintrobusi, bisa melalui rekening di bawah ini.
- BCA a.n Herry Constadi no A/C : 233-1591-451
- BRI a.n Marla Ruby Quintine no A/C : 0384-0-1000-542507
- Mandiri a.n Amalia Mustikasari no A/C : 131-000-4619872
- BNI a.n Karina A. Shellyani no A/C: 015-1481-599
bisa juga berkontribusi dengan membeli beberapa produk gardulantu di bawah ini.

Teh Shasya said:Gardu Lantu III – Pengusaha dan Blogger Peduli Anak Yatim Piatu – Rp. 20.000 untuk Tawa Mereka
Gardu Lantu II – Desember 2008Gardu Lantu II – Desember 2008 Besarnya uang memang selalu relatif. Ada yang mempergunakan selembar uang Rp. 20.000 untuk 1 kali makan siang dan1 kali makan malam, ada yang mempergunakannya untuk beli lipstick, ada yang mempergunakannya untuk beli green tea di Warung Pasta (hooh, itu saya). Dan saya tau, ada juga yang mempergunakannya untuk ongkos bolak balik ke kampus atau ke tempat kerja. Ah kali ada juga yang diirit2 sampe nunggu gajian dateng ya. Apapun arti Rp. 20.000 buat kamu, ada satu arti yang bakalan jauh lebih berarti buat seorang anak yatim piatu di suatu panti asuhan.
Dua puluh ribu kamu untuk yang satu ini berarti sebuah senyuman, sebuah tawa. Duh, nggak ada harga yang terlalu mahal untuk membuat seseorang tersenyum
Dan katanya memberi dalam segala kekurangan itu nikmat (kata saya, sebenernya, bukan katanya). Kali bisalah bolos beli green tea dulu, atau bolos beli majalah, atau sarapan roti breadtalk nya ganti dulu pake SariRoti, hihihi…. *Ini mau ngajak donasi apa mau ngatur hidup orang sih ?* hahaha…… Jadi, buat yang juga mau mengajak temen2nya untuk ikutan donasi, tulisan ini mangga di kopipes, silakaaaan
Yang mau buat tulisan sendiri juga boleh.. kalo perlu data atau ada yang perlu ditanyain, kontak kita ya
Makasih buat semua yang selalu dukung, juga buat yang donasi nya udah masuk, semoga selalu menjadi saluran berkat buat sesama !
yaph, ditunggu kontribusinya.

postingan lainnya.
- http://batagor.net/2009/05/23/gardu-lantu-iii-–-rp-20000-untuk-senyum-dan-tawa-mereka/
- http://pashatama.wordpress.com/2009/05/23/gardu-lantu-iii-rp-20-000-untuk-tawa-mereka/
- http://bluestockin.wordpress.com/2009/05/22/gardu-lantu-iii-on-july-2009/
- http://sososibuk.wordpress.com/2009/05/25/batagor-cuma-20-000-bisa-bikin-adek-kita-senyum-loh/
- http://blog.sepatumerah.net/2009/05/gardu-lantu-iii-hanya-rp20000/
- http://amaliasari.wordpress.com/2009/05/25/batagor-gardulantu-3-yuk-berbagi-dengan-1000-anak-yatim-piatu/
- http://enggar.net/2009/05/24/gardu-lantu-jilid-3/
- http://www.opiepippo.com/2009/05/gardu-lantu-jilid-3-batagor-anak-yatim/
- http://www.emfajar.net/kopdar/mari-berbagi-bersama-gardu-lantu-jilid-3/
- http://antownholic.com/qtiganya-gardu-lantu-di-bandung-itu/
- http://nairasmile.wordpress.com/2009/05/27/gardu-lantu-3/
daftar donatur hingga saat ini.
- Kang Iwan Susanto via BCA, Rp. 60,000,-
- Teh Aida Djulaini, Via BCA,Rp. 200,000,-
- NN Medan, tunai Rp.150,000,-
- Rizal Mutaqin, via BCA Rp.50,000,-
- graifhan ramadhani, via BNI Rp.100,000,-
- 10 gantungan kunci, via Teh Oppie= Rp. 200,000,-
- NN , via BCA Rp.1,000,000,-
- DRS. Endang Kusmana via BCA Rp. 50,111,-
- Den Respati Praset via BCA Rp. 50,000,-
- NN Medan via BCA Rp. 100,000,-
- Feirina Siendrasar via BCA Rp.100,000,-
- Hamba Alloh + nyonya = Rp.40.000,- : 2 gantungan kunci via bagusrully
- Hamba Alloh anu kamseu = Rp.40.000,- : 2 gantungan kunci via bagusrully
- Elit Marrendra = Rp.20.000,- : 1 gantungan kunci via bagusrully
- Lanceuk na Hamba Alloh + Ipar na = Rp.40.000,- : 2 gantungan kunci via bagusrully
- Ibu nya Hamba Alloh anu kamseu = Rp.20.000,- : 1 gantungan kunci via bagusrully
- kakak nya Hamba Alloh anu kamseu = Rp.20.000,- : 1 gantungan kunci via bagusrully
- Rangga = Rp.40.000,- : 2 gantungan kunci via bagusrully
- kakak nya Hamba Alloh anu kamseu = Rp.60.000,- : 3 gantungan kunci via bagusrully
- Bapa nya Hamba Alloh anu kamseu = Rp.20.000,- : 1 gantungan kunci via bagusrully
- Adit = Rp.30.000,- : 2 gantungan kunci via bagusrully
- Specialist nya Hamba Alloh anu kamseu = Rp. 50.000,- : 1 gantungan kunci via bagusrully
- Hamba Alloh dari Suroboyo = Rp.20.000,- : 1 gantungan kunci via bagusrully
- …
- …
- ditunggu donatur berikutnya….








Tentu saja jika anda orang Bandung dan mendapat pertanyaan : “pernah ke bekas Olcott Park ga…?”, maka hampir tidak ada yang menjawab “Pernah…”, kecuali jika anda seorang yang peduli atau pemerhati bangunan tua di kota Bandung ini. Namun, apabila kata-kata “bekas Olcott Park” , yang merupakan tempat persinggahan favorit di kota Bandung pada tahun 1930-1950 an, tadi diganti dengan “Bandung Indah Plaza” atau lebih terkenal lagi dengan sebutan BIP, maka hampir seluruh orang Bandung, tahu atau bahkan pernah mengunjungi salah satu mall modern pertama di kota ini.











