.:: Membangkitkan Semangat Menulis ::.
disklemer (baca : disclaimer) : Tulisan ini semata-mata menyemangati diri sendiri a.k.a penulis a.k.a bagusrully a.k.a si ganteng maut versi 2 (red : versi 1 udah di klaim milik bloger sesa{a}t yang ternyata sudah mulei jarang nge blog jugak
).
Ok ok… Saya akui, saya kehilangan semangat menulis belakangan ini. Hal ini bisa dilihat dari postingan terakhir saya yang tertanggal 2 Desember 2009, atau sekitar 3 bulan 20 hari yang lalu… Itupun isinya cuman pengumuman kegiatan Batagor, Err…. Jika mau beralasan, bisa banyak banget alasan kenapa saya bisa nda mood (baca : males) untuk menulis lagi. Namun yang pasti hal ini diakibatkan oleh kesibukan saya di ibukota untuk mencari nafkah untuk segenggam berlian dan rumah megah di kota baru parahyangan (ini alesan yang gaya). Selain itu juga saya sangat disibukan oleh aktifitas yang nda penting amat seperti pesbukan dan nge-tweet (ini alesan yang nda gaya sama sekali).
Okeh jadi gini, misi saya di tulisan ini adalah menyemangati diri sendiri untuk kembali menulis. Syukur-syukur kalo ada yang ketularan setelah baca ini, he he he…
Ini tips saya, yang tentu saja belum saya lakukan juga
.
- Luruskan niat, pastikan niat untuk menulis bukan untuk sekedar eksis aja, biar keisi aja blog nya. Tulisan merupakan salah satu media reminder kita. Jadi ketika kita memiliki suatu ide, atau hal yang bisa di share jika kita menuliskannya maka akan tertuang dalam tulisan kita itu. Jika sewaktu waktu kita memerlukannya, atau ada yang memerlukannya bisa dibuka kembali tulisannya. Jadi niatnya adalah berbagi. Berbagi ilmu, berbagi informasi.
- Jangan ada targetan, misalnya kita memaksakan diri untuk menjadwalkan kapan kita harus menulis atau posting sesuatu, atau misalnya dalam sebulan kita harus posting 10 tulisan. He he he… Menulis merupakan hobby, tidak bisa dipaksakan. Khawatirnya, jika dijadikan target kita malah tertekan dan memaksakan untuk menulis tanpa memperhatikan konten nya. Kecuali jika kita sudah menjadikan menulis sebagai pekerjaan. Mau nda mau harus mau itu mah he he he…
- Tulisan saya = bahasa saya. Nda usah terpaku sama EYD tapi kalo bisa sesuai dengan EYD lebih baik. Tulisan kita bukan merupakan karya ilmiah, terkadang juga ada pembaca yang merasa bosan dengan tulisan yang terlalu kaku. Cukup dengan menggunakan bahasa yang dimengerti oleh pembaca, santun dan tidak menyinggung pihak lain.
- Cari tema yang kita sukai dan kita kuasai. Hal ini akan membuat tulisan kita lebih baik dan bersifat informatif. Jika kita tidak menyukai hal yang akan kita tuliskan, tentu akan timbul keengganan, sehingga tulisan kita tidak maksmal. Khawatir lagi jika kita menulis hal yang tidak atau belum kita kuasai, bisa-bisa akan timbul kesan sok tau dan sebagainya.
- Hmm… apalagi ya….
sementara ini dulu, nanti diupdate lagi jika muncul ide…
–
–
Silahkan comment di bawah jika ada tambahan.
Ok, kembali pesbukan, eh… bekerja….






