<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bagusrully™ &#187; motivasy</title>
	<atom:link href="http://blog.bagusrully.com/tag/motivasy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.bagusrully.com</link>
	<description>the art of living is writing</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Mar 2010 04:57:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>.:: Jadilah Pembela, bukan Hakim atau Jaksa ::.</title>
		<link>http://blog.bagusrully.com/20081216/345/</link>
		<comments>http://blog.bagusrully.com/20081216/345/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 02:52:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bagusrully</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[motivasy]]></category>
		<category><![CDATA[my community]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bagusrully.com/?p=345</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini semakin banyak terlihat di Televisi tayangan tentang persidangan hukum. Apakah itu masalah perceraian, pembunuhan, atau berbagai kasus pidana dan perdata lainnya. Sudah barang tentu kita tidak ingin kasus-kasus tersebut menimpa diri kita, naudzubilaminzalik…. Namun tanpa kita sadari sebetulnya selama ini kita sudah sering terjerat dalam suatu persidangan. Namun kita sendirilah yang memainkan semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini semakin banyak terlihat di Televisi tayangan tentang persidangan hukum. Apakah itu masalah perceraian, pembunuhan, atau berbagai kasus pidana dan perdata lainnya. Sudah barang tentu kita tidak ingin kasus-kasus tersebut menimpa diri kita, <em>naudzubilaminzalik…</em>. Namun tanpa kita sadari sebetulnya selama ini kita sudah sering terjerat dalam suatu persidangan. Namun kita sendirilah yang memainkan semua peran yang ada dalam sidang tersebut. Kita sendiri lah yang menjadi hakimnya, jaksanya atau pembelanya dan tentu saja kita juga yang menjadi terdakwanya&#8230;!<span id="more-345"></span></p>
<p> </p>
<p><img class="alignleft" src="http://www.csgv.org/atf/cf/%7B23E96A35-4C75-41EE-BDDD-4BD3A3B59010%7D/GAVEL_COURT.JPG" alt="" width="133" height="205" /></p>
<p>Seperti yang kita tahu, diri kita terdiri dari dua bagian, yaitu ruh dan jasad. Mari kita berimajinasi sejenak andai ruh kita keluar dari tubuh (jasad) kita, ruh kita keluar karena ingin bermain “sidang-sidangan” bersama jasad kita. Ruh kita punya 3 pilihan peran yang bisa ia mainkan, ia bisa berperan menjadi hakim, jaksa atau pembela. Namun jasad kita hanya bisa menjadi terdakwanya.</p>
<p>Sekarang coba bayangkan suatu ruang persidangan dimana kita sebagai terdakwa duduk ditengah, didepan kita persis ada sebuah <em>mic</em> untuk kita berbicara. Di meja depan duduk seorang hakim dan pembantu-pembantu nya dan di meja samping kanan duduk seorang jaksa dan di meja samping kiri duduk seorang pembela. Adapun kasus dari persidangan ini adalah sebagai berikut:</p>
<p>“Anda dijadikan terdakwa atas apa-apa yang telah Anda lakukan selama ini.”</p>
<p>Seperti yang sudah kita tahu, ruh kita bebas untuk memilih 3 peran yang disediakan (hakim, jaksa atau pembela). Andaikan ruh kita memilih untuk menjadi jaksa maka seperti ini lah yg akan terjadi di ruang persidangan:</p>
<p>Sang jaksa (ruh Anda sendiri) akan menuntut kepada jasad Anda atas semua kelemahan-kelemahan dan kesalahan-kesalahan  yang telah Anda perbuat selama ini. Ruh anda akan mengajukan tuntutan-tuntutan nya kepada Hakim sebagai berikut:</p>
<p>“Saudara Hakim…</p>
<ol>
<li>Terdakwa adalah seorang yang pesimis, maka ia saya tuntut untuk tidak boleh mencoba sesuatu yang baru!</li>
<li>Terdakwa adalah seorang yang tidak percaya diri, maka ia saya tuntut untuk selalu menunduk saat berjalan dan tidak boleh berbicara atau tampil didepan umum!</li>
<li>Terdakwa adalah seorang yang bodoh, maka ia saya tuntut untuk tidak boleh sukses!</li>
<li>Terdakwa adalah seorang sering membuat kesalahan, maka ia saya tuntut untuk tidak boleh berbuat apapun lagi!</li>
<li>Terdakwa adalah seorang  biasa saja, maka ia saya tuntut tidak boleh terlalu banyak bermimpi!</li>
<li>dan seterusnya&#8230;</li>
</ol>
<p>Dan apabila ruh Anda memainkan peran sebagai hakim, maka seperti ini lah kira-kira jalannya persidangan:</p>
<p>Sang Hakim akan memberikan putusan kepada terdakwa:</p>
<ol>
<li>Terdakwa adalah seorang yang penakut, maka saya putuskan terdakwa untuk menjadi seorang yang pengecut!</li>
<li>Terdakwa adalah seorang yang punya banyak kekurangan, maka saya putuskan terdakwa untuk menjadi seorang yang tidak berguna!</li>
<li>Terdakwa adalah seorang yang sering melakukan kesalahan, maka terdakwa saya putuskan untuk menjadi orang yang gagal!</li>
<li>Terdakwa adalah seorang yang pemalu, maka saya putuskan terdakwa untuk menjadi penonton saja!</li>
<li>Terdakwa adalah seorang yang tidak kaya, maka saya putuskan terdakwa untuk menjadi seseorang yang biasa-biasa saja!</li>
<li>dan seterusnya&#8230;</li>
</ol>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-195 aligncenter" title="pengadilan1" src="http://motivasy.net/wp-content/uploads/2008/12/pengadilan1.jpg" alt="pengadilan1" width="518" height="267" /></p>
<p>Dan bila ruh anda memainkan peran yang terakhir, yaitu sebagai pembela (pengacara), maka jalannya sidang akan seperti ini :</p>
<p>Sang pembela akan membela terdakwa :</p>
<ol>
<li>Terdakwa saat ini memang seorang yang penakut, namun terdakwa berkesempatan untuk melakukan hal-hal yang ditakutinya itu agar ia menjadi seorang pemberani, maka berilah terdakwa kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ditakutinya itu&#8230;</li>
<li>Terdakwa memang memiliki banyak kekurangan, namun itu tandanya terdakwa adalah benar-benar asli seorang manusia, karena bukan manusia namanya kalau tidak mempunyai kekurangan, namun terdakwa juga memiliki banyak kelebihan yang saudara hakim dan jaksa tidak bersedia utk melihatnya, saudara hanya fokus kepada kelemahan-kelemahan dari terdakwa saja. Terdakwa dapat menutupi kelemahan-kelemahan nya dengan kelebihan-kelebihan nya dan terdakwa juga berkesempatan utk memperbaiki kelemahannya, maka berilah ia kesempatan.</li>
<li>Terdakwa memang sering melakukan kesalahan, namun itulah justru tandanya saudara terdakwa akan menjadi orang yang sukses. Bukankah orang yang sukses juga bisa melakukan kesalahan? Yang terpenting setiap terdakwa melakukan kesalahan, terdakwa tidak mengulangi kesalahan yang sama. Maka berilah ia kesempatan.</li>
<li>Terdakwa saat ini memang seorang yang pemalu, namun beri ia kesempatan mempelajari teknik-teknik, mencoba dan terus belajar untuk menjadi seorang yang percaya diri. Karena pemalu hanyalah sifat sementara yang sangat dapat untuk diubah. Maka berilah ia kesempatan.</li>
<li>Terdakwa memang saat ini bukan seorang yg kaya, namun itu berarti terdakwa memiliki kesempatan utk berusaha menjadi kaya, terdakawa dapat menjadikan kekurangannya saat ini sebagai motivasi yg luar biasa utk menjadi kaya dan sukses. maka berilah ia kesempatan</li>
<li>dan seterusnya&#8230;</li>
</ol>
<p>Sadarkah kita drama persidangan diatas sering terjadi dalam diri kita? Saat kita sering menuntut diri kita untuk tidak melakukan sesuatu yang dikarenakan kelemahan-kelemahan yang kita miliki atau kesalahan-kesalahan yang pernah kita perbuat.</p>
<p>Saat kita sering menghakimi diri kita sendiri berdasarkan atas keadaan kita saat ini? Namun cobalah untuk selalu menjadi pembela bagi diri kita sendiri saat drama persidangan sedang berlangsung dalam diri kita. Menuntut itu tidak baik, apalagi menghakimi. Namun membela diri dan memberikan kesempatan kepad diri kita sendiri untuk senantiasa bangkit, itulah yg terbaik.</p>
<blockquote><p>*Kebanyakan korban titanic meninggal bukan karena tenggelam, namun karena membeku dalam air dingin. Sama spt orang gagal bukan karena krisis atau masalah, melainkan karena kehabisan motivasi.</p></blockquote>
<p><em>keep your motivation alive&#8230;</em></p>
<p>gambar diambil di.</p>
<ul>
<li><a href="http://www.csgv.org/" target="_blank">http://www.csgv.org/</a></li>
<li><a href="http://pojokfilm.blogspot.com">http://pojokfilm.blogspot.com</a></li>
<li>di post juga di <a href="http://motivasy.net/2008/12/15/jadilah-pembela-bukan-hakim-atau-jaksa/" target="_blank">http://motivasy.net/2008/12/15/jadilah-pembela-bukan-hakim-atau-jaksa/</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bagusrully.com/20081216/345/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>.:: V.I.P ::.</title>
		<link>http://blog.bagusrully.com/20081209/vip/</link>
		<comments>http://blog.bagusrully.com/20081209/vip/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 07:32:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bagusrully</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[motivasy]]></category>
		<category><![CDATA[my community]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bagusrully.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama saya mendengar istilah VIP namun Saya tidak pernah tahu apa kepanjangan dari VIP tersebut.Yang saya tahu segala sesuatu yang berkelas VIP pasti menawarkan pelayanan yang sangat eksklusif atau high class dan itu memang sepadan dengan jumlah uang yang harus dikeluarkan.

Baru belakangan ini akhirnya Saya tahu kepanjangan dari VIP. Ternyata VIP itu singkatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Setelah sekian lama saya mendengar istilah VIP namun Saya tidak pernah tahu apa kepanjangan dari VIP tersebut.Yang saya tahu segala sesuatu yang berkelas VIP pasti menawarkan pelayanan yang sangat eksklusif atau high class dan itu memang sepadan dengan jumlah uang yang harus dikeluarkan.</p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-336"></span><img class="alignleft" src="http://blog.bagusrully.com/wp-content/uploads/2009/02/vip.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<p>Baru belakangan ini akhirnya Saya tahu kepanjangan dari VIP. Ternyata VIP itu singkatan dari <strong>Very Important Person</strong>. ” Wah…keren banget..!”,itu kalimat yg pertama kali keluar dari mulut Saya ketika tahu kepanjangannya. Saya pikir menjadi orang yang sangat penting itu memang enak dan saya juga yakin banyak orang yang menginginkan posisi tersebut bahkan terkadang sampai terjadi “sikut-sikutan” demi mencapainya. Karena selain mendapatkan fasilitas yang serba wah, seorang VIP juga mendapatkan penjagaan yang luar biasa ketat atas keselamatan orang tersebut.</p>
<p>”Penting”, karena kehadiran orang tersebut memang mempunyai arti yang penting pula bagi orang banyak sehingga wajar saja sebetulnya jika pelayanan dan penjagaannya extra ketat. Tapi saya yakin banyak juga diantara kita yang justru tidak mau mendapatkan penjagaan yang berlebihan seperti itu karena mungkin hanya akan membuat risih. Tapi titel VIP nya sih tidak apa-apa, malahan mau <em>banget</em>, hehe&#8230;</p>
<p>Memang sudah menjadi fitrah manusia ingin dirinya dianggap penting oleh orang lain. Tapi sebenarnya apakah kita harus menjadi seorang pejabat, gubernur, menteri atau presiden dulu untuk menjadi seorang VIP&#8230;? Mungkin sebagian dari kita berkata “ya” dan sebagian lain berkata “tidak”. Namun kali ini kita buat kesepakatan bersama bahwa kita akan menjawab “tidak” untuk pertanyaan diatas.</p>
<p>Lalu apa yg harus pertamakali kita lakukan untukbisa menjadi seorang VIP&#8230;? Pertama kali, kita harus memberikan pesan/memberitahuan kepada otak kita, bahwa kita ingin menjadi seorang VIP. Maka otak dengan segera akan membuat kita merasa diri kita penting dan berharga dan pada akhirnya itulah yang akan terlihat oleh orang lain.</p>
<p>Yang berikutnya Anda harus memperlakukan diri anda sensiri seperti layaknya seorang VIP, Anda harus terus menjaga agar semangat anda terus menyala, Anda harus terus menjaga agar kemampuan anda terus meningkat, Anda harus terus menjaga agar wawasan anda selalu luas, Anda harus terus menjaga agar sikap anda selalu positif, Anda harus terus menjaga agar anda memiliki kesibukan, Anda tidak pernah boleh untukberhenti belajar, Anda tidak pernah boleh untuk  berhenti mengembangkan diri anda.</p>
<p>Kalau kita mau melihat lebih dekat kehidupan seorang VIP, maka kita akan mendapatkan bahwa seorang VIP adalah benar-benar orang yang sibuk, jam tidurnya pun lebih banyak dipakai untuk bekerja ataupun berpikir. Seorang VIP harus bersedia untuk menukarkan waktu pribadinya untuk kepentingan orang banyak. Karena itu lah kehadirannya menjadi sangat penting bagi banyak orang.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://www.supplerestaurantgroup.com/graphics/vip-update.jpg" alt="" width="474" height="278" /></p>
<p style="text-align: left;">Maka jika anda ingin menjadi seorang VIP, mulai saat ini biasakan untuk menukarkan waktu pribadi anda untuk kepentingan orang banyak. Sebetulnya ini bisa dilakukan dengan hanya memperluas visi (pandangan) anda saja, misalkan, saat anda sedang malas untuk belajar, pikirkan bahwa ilimu yang akan anda pelajari akan bermanfaat bagi orang banyak, atau saat anda sedang malas bekerja, yakinlah bahwa tenaga yang akan anda keluarkan untuk bekerja akan berguna bagi orang lain.</p>
<p>Orang terlihat sibuk karena dia sendiri yang membuat dirinya sibuk, orang terlihat penting karena ia sendirilah yang membuat dirinya penting bagi orang lain. Anda akan bermanfaat bagi orang lain jika anda sendiri menganggap diri anda bermanfaat. Jadi kesemuanya tergantung dari kitanya, kitalah yang menciptakan <em>image</em> kita sendiri.</p>
<p>Maka setiapkali anda merasa <em>down</em> segeralah ingat bahwa anda seorang VIP, orang yg sangat penting&#8230; Setiap kali anda gagal maka jangan berlarut-larut berada dalam kesedihan anda, segeralah bangkit karena anda adalah seorang VIP. Yakinlah bahwa kehadiran anda ditengah-tengah teman-teman Anda, keluarga Anda, lingkungan rumah anda, lingkungan kerja bahkan Negara anda akan amat berarti dan dapat memberikan suatu pengaruh yang positif . Anda dapat berbuat sesuatu yang sangat berarti dan bermanfaat bagi lingkungan anda.</p>
<p>Anda harus berpikir “Kalau bukan saya lantas siapa lagi?”. Pikiran seperti ini akan membantu menyalakan sumbu motivasi anda untuk berbuat/bertindak sesuatu yang berarti bagi banyak orang.</p>
<p>Sebuah Negara yang sukses pasti memiliki banyak VIP karena kesuksesan sebuah Negara adalah akumulasi dari sukses-sukses individu penduduknya. Nah, jika melihat kondisi bangsa kita sekarang ini, menandakan bahwa bangsa kita kekurangan jumlah VIP.</p>
<p>Dan ini adalah peluang sekaligus panggilan kepada kita semua untuk menjadi orang yang penting di Dunia ini. Maka putuskan dari saat ini juga bahwa Anda akan menjadi seorang VIP, seorang yang punya arti penting bagi orang lain, kalau ada pilihan untuk menjadi luar biasa, kenapa memilih hanya untuk menjadi biasa-biasa saja?</p>
<p>Krisis multidimensi di Negara kita menandakan Negara kita masih sgt memerlukan banyak VIP dibanyak bidang (dimensi). Kita tidak perlu menjadi pejabat, gubernur, menteri apalagi presiden dulu untuk bisa menjadi seorang VIP.</p>
<p>Pernahkah terpikir oleh kita bahwa seorang guru adalah seorang VIP&#8230;? Pernahkah terpikir oleh anda bahwa seorang pelajar &amp; mahasiswa adalah seorang VIP&#8230;? Bukankah nasib masa depan bagsa ada ditangan mereka..? Pernahkah anda berikir bahwa seorang keryawan adalah seorang VIP&#8230;? Bukankah masa depan perusahaan Negara ada ditangan mereka&#8230;? Pernahkah terpikir oleh anda bahwa seorang pelajar dan mahasiswa adalah seorang VIP&#8230;? Bukankah nasib masa depan bagsa ada ditangan mereka&#8230;? Pernahkah anda berpikir bahwa seorang keryawan adalah seorang VIP&#8230;? Bukankah masa depan perusahaan Negara ada ditangan mereka&#8230;? Pernahkah anda berpikir bahwa seorang pengusaha adalah sorang VIP&#8230;? Bukankah pengurangan jumlah pengangguran ada di tangan mereka&#8230;?</p>
<p>Kesemua dari kita sbenarnya adalah seorang VIP tak peduli jenis profesi yang kita geluti. Namun apakah pada kenyataannya saat ini kita merupakan seorang VIP&#8230;? Seluruhnya terletak pada diri kita sendiri, apakah kita akan memperlakukan diri kita sebgai seorang VIP atau tidak.</p>
<p>Maka segera bangkitlah setiap kali Anda jatuh, segera semangatlah setiap kali Anda down,karena Anda seorang VIP, Very Important Person, Kehadiran Anda, tindakan Anda, Semangat Anda, bahkan kata-kata anda akan bisa sangat berarti bagi banyak orang lain bahkan bagi Negara Anda.</p>
<p>Perubahan ada di tangan anda!<br />
Selamat berjuang VIP!</p>
<p><strong>ALWAYS REMEMBER, THE VIP IS YOU!</strong></p>
<p>gambar diambil di</p>
<ul>
<li><a href="http://www.supplerestaurantgroup.com/" target="_blank">http://www.supplerestaurantgroup.com/</a></li>
<li><a href="http://www.backtochurch.co.uk/" target="_blank">http://www.backtochurch.co.uk/</a></li>
<li>diposting juga di <a href="http://motivasy.net/2008/12/09/vip/" target="_blank">http://motivasy.net/2008/12/09/vip/</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bagusrully.com/20081209/vip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>.:: nice quote: Tua sudah pasti, Dewasa adalah pilihan ::.</title>
		<link>http://blog.bagusrully.com/20081117/nice-quote-tua-sudah-pasti-dewasa-adalah-pilihan/</link>
		<comments>http://blog.bagusrully.com/20081117/nice-quote-tua-sudah-pasti-dewasa-adalah-pilihan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 02:37:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bagusrully</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasy]]></category>
		<category><![CDATA[my community]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bagusrully.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Suatu pagi, saya bergegas keluar kamar lalu duduk di kursi meja makan yang diatasnya sudah tersedia koran yang masih terlipat rapi. Sepertinya belum ada satu orangpun di rumah ini yang membukannya. Tersedia pula segelas teh hangat yang selalu dibuatkan khusus untuk saya oleh bunda tercinta setiap paginya. Sambil menyeruput teh hangat tersebut, mata saya tertarik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu pagi, saya bergegas keluar kamar lalu duduk di kursi meja makan yang diatasnya sudah tersedia koran yang masih terlipat rapi. Sepertinya belum ada satu orangpun di rumah ini yang membukannya. Tersedia pula segelas teh hangat yang selalu dibuatkan khusus untuk saya oleh bunda tercinta setiap paginya. Sambil menyeruput teh hangat tersebut, mata saya tertarik ke arah judul headline koran yg berbunyi : “SATU LAGI PEJABAT TERTANGKAP KARENA KORUPSI”. Memang rasanya bukan suatu hal yang luar biasa lagi mendapatkan berita seperti itu. namun tetap saja saya merasa penasaran untuk mengetahui siapakah gerangan korbannya kali ini&#8230;? Akhirnya saya pun memutuskan untuk membacanya&#8230;</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://www.evolvefish.com/fish/media/T-EvolutionRing_Detail.gif" alt="" width="300" height="333" /></p>
<p style="text-align: center;"><span id="more-253"></span></p>
<p>Hoho&#8230; Ternyata nasib sial kali ini menimpa seorang pejabat teras negara yang selama ini saya sama sekali tak mengiranya, bahkan saat ini pun saya masih tak percaya kalau pelaku korupsi kali ini adalah pejabat tersebut. Rupanya selama ini penampilan beliau sukses mengelabui rakyat dengan penampilannya yangg elegan.</p>
<p>Tak lama kemudian, Bunda datang  dari arah kamar sembari mengomel-ngomel dan menirukan apa yang baru saja ia dengar dari Televisi, “Sepasang suami istri beranak tiga menjadi bandar narkoba, Bunda ngga abis pikir&#8230;”. Saya pun hanya menaggapinya dengan tersenyum saja&#8230;.</p>
<p>Saya rasa sudah banyak sekali cerita-cerita atau lebih tepatnya kasus-kasus saya dengar setiap harinya yang bisa membuat kita naik darah. Ada kasus pejabat korupsi, kakek memperkosa cucu sendiri, Suami Istri selingkuh, bandar narkoba, macam-macam lah&#8230;</p>
<p>Yang membuat saya tidak habis pikir kasus tersebut bukan hanya terjadi pada mereka yang secara ekonomi lemah, melainkan mereka yang mampu bahkan sangat mampu pun juga demikian. Dan yang lebih membuat saya bertambah bingung, mereka semua itu secara usia sudah berumur&#8230;! Paling tidak jauh lebih berumur dibandingkan saya&#8230;! Sampai akhirnya pertanyaanku bermuara pada :</p>
<p>”KOK BISA&#8230;?”</p>
<p>Kok bisa&#8230;? seorang pejabat negara yang notabene memiliki pendidikan yang tinggi, bahkan sampai jauh-jauh belajar ke luar negeri, melakukan tindak korupsi&#8230;?</p>
<p>Kok bisa&#8230;? seorang suami-istri yang seharusnya memberikan contoh dan kasih sayang kepada anak-anaknya melakukan perselingkuhan bahkan ada yang malah menjadi bandar narkoba&#8230;?</p>
<p>Kok bisa&#8230;? seorang  kakek yang seharusnya menjadi panutan atau membacakan dongeng kepada cucunya malah memperkosa cucunya sendiri&#8230;?</p>
<p>KOK BISA&#8230;???</p>
<p>Jujur, saya sempat <em>hopeless</em> mendengar itu semua. Saya fikir untuk apa saya jauh-jauh belajar sampai ke luar negri kalau ujung-ujungnnya hanya jadi koruptor&#8230;? Namun harapan kembali muncul saat saya mengetahui kalau masih banyak pejabat negara yang bersih, masih banyak orang tua yg sampai saat ini rukun dan hidup bahagia bersama keluarganya, masih banyak Kakek yg saat ini sedang bermain-main dengan ceria bersama cucunya&#8230;</p>
<p>Dan pertanyaan saya tentang “kok bisa?” pun sudah saya dapatkan jawabannya, saat seorang teman berkata kepada saya bahwa, “ Menjadi tua itu sudah pasti, menjadi dewasa adalah sebuah pilihan&#8230;”</p>
<p>Orang-orang yang saya bingungkan itu adalah orang-orang yang hanya hidup dengan mengikuti “hukum alam” dengan terus bertambah usia menjadi tua, tapi amat disayangkan ketika mereka tidak mengambil pilihan untuk menjadi dewasa&#8230;</p>
<p>Ketika seseorang telah memilih untuk dewasa, maka ia akan&#8230;</p>
<p>Dewasa untuk memiliki sikap&#8230;<br />
Dewasa untuk tidak menyakiti dan merugikan orang lain&#8230;<br />
Dewasa untuk mengalahkan diri sendiri, egoisme&#8230;<br />
Dewasa untuk mengendalikan hawa nafsu&#8230;<br />
Dewasa untuk menyesuaikan perilaku dgn usia&#8230;<br />
Dewasa utk menjadi bijaksana&#8230;<br />
Dewasa untuk melakukan kebaikan&#8230;</p>
<p>Ketika seseorang telah mencapai tingkatan dewasa di atas, tak mungkin ia melakukan kasus-kasus seperti yang saya ceritakan di atas&#8230;</p>
<p>Semoga kita semua termasuk orang yang mengambil pilihan untuk menjadi dewasa&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bagusrully.com/20081117/nice-quote-tua-sudah-pasti-dewasa-adalah-pilihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>.:: Pahlawan untuk Indonesia ::.</title>
		<link>http://blog.bagusrully.com/20081110/pahlawan-untuk-indonesia/</link>
		<comments>http://blog.bagusrully.com/20081110/pahlawan-untuk-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 03:45:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bagusrully</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bagusrully.com/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[
selamat hari Pahlawan Bangsaku&#8230; Majulah Indonesiaku&#8230;
diposting juga di http://motivasy.net/
gambar diambil dari DeviantArt &#8211; thecone
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://th00.deviantart.com/fs36/300W/f/2008/243/5/1/pahlawan_tua_by_thecone.jpg"><img class="aligncenter" src="http://th00.deviantart.com/fs36/300W/f/2008/243/5/1/pahlawan_tua_by_thecone.jpg" alt="" width="300" height="397" /></a></p>
<p>selamat hari Pahlawan Bangsaku&#8230; Majulah Indonesiaku&#8230;</p>
<p>diposting juga di <a href="http://motivasy.net/2008/11/10/pahlawan-untuk-indonesia/" target="_blank">http://motivasy.net/</a></p>
<p>gambar diambil dari <a href="http://thecone.deviantart.com/art/pahlawan-tua-96501726" target="_blank">DeviantArt &#8211; thecone</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bagusrully.com/20081110/pahlawan-untuk-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>.:: [repost] motivasy reborn ::.</title>
		<link>http://blog.bagusrully.com/20081104/repost-motivasy-reborn/</link>
		<comments>http://blog.bagusrully.com/20081104/repost-motivasy-reborn/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 04:24:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bagusrully</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasy]]></category>
		<category><![CDATA[my community]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bagusrully.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[nah, masih pada inget khan sama logo motivasy ini&#8230; yaph, itu komunitas motivasy yang udah 2 tahun vakum kegiatan nya&#8230; nah, beberapa saat lagi, tepatnya tanggal 9 November 2008, akan ada pendeklarasian kembali komunitas ini&#8230; ada sedikit perubahan untuk domain nya di mana dulu menggunakan motivasy[dot]com, kini berubah menjadimotivasy[dot]net&#8230;
mengusung perubahan redaksional pada arahan visi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">nah, masih pada inget khan sama logo motivasy ini&#8230; yaph, itu komunitas motivasy yang udah 2 tahun vakum kegiatan nya&#8230; nah, beberapa saat lagi, tepatnya tanggal 9 November 2008, akan ada pendeklarasian kembali komunitas ini&#8230; ada sedikit perubahan untuk domain nya di mana dulu menggunakan motivasy[dot]com, kini berubah menjadi<a href="http://motivasy.net/" target="_blank">motivasy[dot]net</a>&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">mengusung perubahan redaksional pada arahan visi dan misinya, komunitas ini tetap akan mengedepankan persuasifitas untuk berpikir positif dalam segala bidang kehidupan&#8230;<span id="more-242"></span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://riswan99.files.wordpress.com/2008/10/logo2.jpg" alt="" width="400" height="329" /></p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<p style="text-align: justify;">saat ini, media yang digunakan oleh komunitas ini baru merupakan blog yang berisi beberapa tulisan&#8221; yang mengajak kita untuk selalu berpikiran positif&#8230; untuk kedepannya, web <a href="http://motivasy.net/" target="_blank">motivasy[dot]net</a> juga akan memiliki fasilitas forum diskusi seperti halnya motivasy[dot]com terdahulu&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">bagi temen&#8221; yang kembali ingin menghidupkan komunitas ini, silahkan untuk kembali berkontribusi dan bergabung bersama komunitas ini&#8230;.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/motivasy/pic2.jpg" alt="" width="503" height="377" /></p>
<p style="text-align: justify;"><em>be positif&#8230; keep your motivation alive&#8230;.</em></p>
<p>postingan terkait&#8230;</p>
<ul>
<li><a href="http://motivasy.net/" target="_blank">http://motivasy.net/</a></li>
<li><a href="http://riswan99.wordpress.com/2008/10/16/motivasy-community/" target="_blank">http://riswan99.wordpress.com/2008/10/16/motivasy-community/</a></li>
<li>h<a href="http://bayuhebat.net/my-life/motivasy/motivasy-community/" target="_blank">ttp://bayuhebat.net/my-life/motivasy/motivasy-community/</a></li>
<li><a href="http://bayuhebat.net/my-life/motivasy/membangkitkan-motivasycom/" target="_blank">http://bayuhebat.net/my-life/motivasy/membangkitkan-motivasycom/</a></li>
<li><a href="http://riswan99.wordpress.com/2008/10/29/moty-forum-menuju-launching/" target="_blank">http://riswan99.wordpress.com/2008/10/29/moty-forum-menuju-launching/</a></li>
<li><a href="http://riswan99.wordpress.com/2008/11/01/undangan-launching-moty/" target="_blank">http://riswan99.wordpress.com/2008/11/01/undangan-launching-moty/</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bagusrully.com/20081104/repost-motivasy-reborn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
